Palaistínē


Diantara anarki
Dunia menyaksikan engkau kembali
Bagaikan api dalam sekam
Letih yang tak terlukiskan
Timur Mediterania yang menua dalam tragedi kemanusiaan
Perang dan damai puluhan ribu tahun
Tertangis peluh darah semenjak engkau dipanggil Kanaan

Berdirilah Philistia
Sapukanlah abu yang berkarat di matamu
Usaikanlah dendam dan kebencian yang tak direstui-Nya
Teruskanlah menanam di tanah puing-puing Utsmaniyah
Karena tangis dan redup pijar akan anak-anakmu adalah puisi abadi
Karena suara anak-anakmu yang masih mengiang dalam relung-relung
‘Eema!,’Ummi!’
‘Abba!,’Abi!’
Ketika semestinya mereka yang menguburkan engkau pada akhir hayatmu
Semuanya telah didengarkan-Nya
Engkau telah menjadi “seratus sembilan puluh empat!”

Apalah arti tinta yang digoreskan Balfour
Wahai para Khazar
Enam puluh lima tahun Israel-Palestina
Menabur hujan besi
Angkuh melangkahi sepi
Tembok-tembok dan tank-tank peluluh nafas synagogē, masjid dan ekklesia

Apalah kebanggaan tunas David dan Shelomoh
Wahai para Zionis
Keajaiban masa lampau dalam Israel Utara dan Yehuda
Kaupaksakan abstrak dalam profetik Gaza
Delapan hari
Seratus enam puluh saudara-saudarimu dari leluhur Shem

Itu bukan tilas yang kauharuskan demi Causa Prima
Karena bukti tak purna saudara-saudaramu setuju dengan caramu
Karena kehidupan berbahan dasar kebencian
Melainkan itulah Baal

Kalungkanlah empatimu selagi menyenandungkan Elohim
Hentikanlah chauvinisme
Kemurnian
Ingatlah ketika engkau kembali dari compang camping diaspora Imperium Romanum
Dipermalukan dari kamar-kamar gas dan peluru-peluru Hitler

Berbagilah
Maka mendapatlah koeksistensi
Bersamalah
Maka bersemilah harapan baik

Kini
Damaikanlah kalian
Kemurnian sekali lagi
Dunia menanti engkau
Detik-detik sebuah kelahiran baru
Kembar dalam kandungan ibu pertiwi
Palaistínē

Untuk warga kota Gaza, yang mengalami tragedi kemanusiaan akibat agresi Israel pada 14-22 November 2012 dan bagi seluruh warga Palestina yang menyambut hasil voting Majelis Umum PBB pada 29 November 2012 yang menandai lahirnya negara baru Palestina. Satu negeri, dua negara. Selamat!

Protuslanx, Indonesia, God bless us everyone.

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s