Imlek 2562 (2011): Kunci Sukses Etnis Tionghoa


Hari Raya Imlek telah tiba. Kali ini shio Kelinci berunsur Emas. Pada kali ini tahun baru Imlek 2562 (kalender Tiongkok) bertepatan pada 3 Januari 2011 (kalender Gregorian). Seluruh duniapun disemarakkan dengan warna merah, tidak terkecuali Indonesia.

Sebelum pemerintah kolonial Hindia Belanda datang ke kepulauan yang kini disebut Indonesia ini, orang-orang Tionghoa (yang berasal dari negeri Tiongkok atau China dalam istilah sekarang) sudah lama tinggal dan mengadakan bisnis dengan masyarakat setempat.

Jarak yang sangat jauh, berbekal baju dan celana, dan kemudian menjadi pebisnis hingga akhirnya menjadi bagian dari negara Republik Indonesia hingga sekarang ini tidaklah mudah. Sejarah bahkan telah mencatat banyak peristiwa berdarah yang dialami etnis Tionghoa terutama setelah kolonialisme Belanda muncul. Mereka kerap dianggap tidak nasionalis sehingga harus disingkirkan.

Namun, di balik kesulitan yang luar biasa sebagai perantau itu mengapakah etnis Tionghoa mampu mencapai keberhasilan bisnis?

Menurut salah seorang pengusaha Tionghoa, Nyoto Suhardjoyo, sebagaimana Protuslanx kutip dari Kompas.com, jawabannya sederhana:

Rajin + “Liang Ru Er Chu” + Jujur = Kesuksesan

“Liang Ru Er Chu” berarti pengeluaran disesuaikan dengan pemasukan. Ini patut menjadi perhatian orang Indonesia di jaman sekarang yang serbakonsumtif, termasuk pemerintah. Bagaimana tidak jika pertumbuhan ekonomi di negeri ini yang hanya diandalkan pada sektor konsumsi (selain FDI alias PMA) ketimbang produksi (bukan perakitan) dan ekspor (produk buatan dalam negeri)?

Sifat jujur dan kebaikan hati adalah hal penting untuk mencapai keberhasilan. Indonesia dalam hal ini perlu mengintrospeksi diri. Karenanya kita tidak perlu banyak mengeluh, pesimistik, sinis, malas, dan hanya bisa menyalahkan pihak lain dalam kehidupan.

Momen Imlek adalah momen peringatan bagi orang Indonesia bahwa hidup itu harus diperjuangkan!

Kiranya kehadiran etnis Tionghoa di Indonesia terus-menerus memberi warna bagi kebhinneka-tunggal-ikaan Indonesia di masa kini dan di masa yang akan datang.

Protuslanx mengucapkan “Selamat Tahun Baru Imlek 2562, Gong Xi Fa Cai, Xin Nien Kuai Lok (Semoga sejahtera, selamat tahun baru)”

Sumber:

http://www.kompas.com

http://www.glorianet.org

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Eksternal-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s