Insiden Moskow 24 Januari 2011


Korban luka akibat bom bunuh diri di subway area kedatangan bandar udara Domodedovo, Moskow, Rusia (http://www.telegraph.co.uk)

Protuslanx mengutuk keras atas terjadinya serangan teroris yang terjadi di Bandara Domodedovo, kota Moskow, Rusia pada hari senin kemarin.

Sekitar 35 orang tewas dan 180 orang terluka, delapan di antaranya berkewarganegaraan asing yakni dua orang berkebangsaan Inggris, seorang warga negara Jerman, seorang warga negara Bulgaria, serta masing-masing satu orang berkewarganegaraan Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Ukraina.

Kejadian itu terjadi di jalur kereta bawah tanah yang terhubung dengan bandar udara Domodedovo pada jam 4.40 pm waktu Moskow (setempat). Pada saat itu kondisi bandara Domodedovo sibuk dengan arus kedatangan penumpang.

Menurut dugaan, serangan bom bunuh diri itu dilakukan oleh dua orang “Janda Hitam (Black Widow)” yakni sebutan untuk janda-janda pejuang Chechnya yang suaminya tewas dalam Perang Chechnya melawan Rusia. Selain itu diduga bom yang terpasang pada tubuh kedua orang “Janda Hitam” itu juga diaktifkan melalui jarak jauh (remote control).

Bentuk terorisme yang dilakukan oleh kalangan yang merasa harus merdeka dari Rusia ini akhir-akhir ini menjadikan perempuan sebagai garis penyerangan mereka, seperti halnya yang terjadi pada Maret 2010 lalu yang menewaskan lebih dari 30 orang.

Dari temuan di lokasi kejadian dan pernyataan sejumlah saksi mata, aparat keamanan memperkirakan ledakan berasal dari bom berdaya ledak tinggi atau setara dengan 5 kilogram hingga 7 kilogram TNT.

Para pelaku juga diyakini memilih lokasi peledakan bom di tempat yang memungkinkan jatuh korban jiwa secara maksimal. Dari sejumlah fakta itu, diyakini serangan memang telah dipersiapkan dengan sangat matang.

Menurut Duta Besar RI untuk Rusia, Hamid Awaludin, sejak tahun 1999 hingga kini, Rusia telah mengalami 18 kali pengeboman. Pada Februari 2004, bom bunuh diri di jalur kereta bawah tanah (metro) Zamoskvoretskaya, yang menghubungkan bandara-bandara utama, menewaskan 40 orang. Pengeboman terakhir, Maret 2010, dua teroris meledakkan diri di Stasiun Lubyanka and Park Kultury, menewaskan 35 orang.

Pengeboman di Rusia pada umumnya dikaitkan dengan perjuangan Chechnya. Belakangan pengeboman dikaitkan dengan kawasan Kaukasus Utara lainnya, seperti Dagestan dan Ingushetia, yang sering diasosiasikan sebagai gerakan separatisme dengan menggunakan idiom agama.

Pemerintah Rusia sejak tahun tahun 2006 telah merevisi Undang-Undang Federal tentang Pemberantasan Terorisme yang menyangkut kebebasan individu. Dalam KTT ASEAN XVII di Vietnam pada 28 Oktober 2010 lalu, Rusia menyatakan bahwa: “terorisme tidak boleh diasosiasikan dengan agama, negara, peradaban, atau kelompok etnis tertentu”.

“Negeri Beruang” itu kini dihadapkan pada situasi terancam akibat insiden bom bunuh diri tersebut. Tahun 2012 mendatang Rusia akan menyelenggarakan pemilihan umum. Dengan adanya peristiwa ini iklim politik menjadi tidak kondusif.

Rusia mengukir prestasi pada 2010 lalu lewat catatan kesuksesannya dengan terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Rusia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 karena diantaranya dianggap sebagai sebuah negara bersahabat oleh masyarakat internasional. Namun, dengan terjadinya insiden bom bunuh diri tersebut Rusia menghadapi tantangan tersendiri.

Apa mau dikata, ternyata pola pikir “seperti katak di bawah tempurung” rupanya masih terus mewarnai dunia ini. Sangat disesalkan bahwa apapun maksud dari sang pelaku, seharusnya masyarakat sipil tidak boleh dan tidak dapat dijadikan sasaran! Kecuali jika kondisi sang pelaku atau komplotannya memang bermasalah secara psikologis untuk itu perlu terapi mental.

Sumber:

http://www.kompas.com

http://www.cnn.com

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s