Haiti: Setahun Pascagempa 12 Januari 2010


Seorang perempuan berumur 17 tahun yang diselamatkan setelah tertimpa reruntuhan selama 15 hari (http://www.fashionshoesblog.com)

Haiti hingga satu tahun ini masih berada dalam kondisi parah yang belum menunjukkan tanda-tanda perubahan signifikan secara keseluruhan sejak gempa tahun 2010 kemarin. Beberapa hal memang cenderung membaik seperti penurunan jumlah penderita kolera.

Negara di kepulauan Karibia itu masih berkutat dengan sejumlah masalah: rekonstruksi pascagempa yang berjalan lambat, jutaan orang menjadi tunawisma dan pengangguran, penyakit kolera yang telah menjadi epidemik dan telah membunuh ribuan orang, dan ditambah dengan iklim politik yang tidak fair.

Hanya lima persen di ibukota Haiti, Port-au-Prince, yang telah dibersihkan dari reruntuhan. Sisanya masih memenuhi jalan-jalan raya. Jutaan orang tinggal di tenda-tenda sementara.

Tempat Tinggal Sementara

Ada sedikit perubahan dibanding tahun lalu orang-orang di sana masih tinggal dalam tenda atau plastik anti-air yang diperoleh dari LSM dan organisasi internasional, sekarang mereka sudah dapat tinggal di tempat yang terbuat dari kayu dan kaleng. Secara umum kondisi mereka masih kurang layak dan pesimis karena tidak ada bantuan lanjutan yang bisa membuat mereka dapat berubah ke arah yang lebih baik.

Seperti yang digambarkan dari wawancara oleh wartawan VOA, salah satu warga yang telah tinggal di tenda pengungsian selama satu tahun masih harus menggantungkan kehidupannya dari kupon yang diberikan lembaga internasional sekedar untuk memperoleh makan. Di tendanya, hanya terdapat sebuah tempat tidur kecil, lima galon air, dan satu tempat masak.

Ancaman Keamanan

Menurut Amnesti Internasional, ancaman bahaya dari orang-orang yang berlaku jahat terhadap para pengungsi semakin bertambah. Terutama di kalangan perempuan, bisa saja terjadi upaya pemerkosaan dan todongan pisau untuk mengambil kupon-kupon makan yang mereka miliki. Sejumlah kejadian bisa menyelamatkan si korban karena bantuan dari para pengungsi lainnya yang ikut mengusir para pengancam tersebut.

Penyakit Kolera yang Menyengsarakan

Penyakit Kolera telah menewaskan 3.500 orang di Haiti. Ini akibat sanitasi yang kurang baik dan rendahnya fasilitas kesehatan gratis yang tersedia meskipun banyak bantuan internasional pernah masuk ke negeri itu.

Namun, untungnya sekarang ada perubahan lebih baik. Port-au-Prince memiliki fasilitas untuk penanganan penderita kolera yang menunjukkan tanda-tanda penurunan. Pada akhir 2010 masih terdapat 110 pasien per hari, kemudian pada awal 2011 ini menjadi hanya 45-50 pasien per hari. Biasanya para pasien dapat sembuh dalam waktu tiga hingga empat hari.

Lambannya Perubahan

Setiap hari terjadi demonstrasi terhadap pemerintah. Penduduk Haiti menganggap pemerintahan President Rene Preval terlalu lamban menyelesaikan penanganan pascagempa setahun ini. “Turunkan Preval” adalah tuntutan para warga Haiti yang tergambarkan melalui demonstrasi mereka.

Komplikasi

Palang Merah Internasional sendiri telah membangun 360 tempat permukiman di Haiti, terutama di ibukota Port-au-Prince. Namun, karena masalah logistik, hilangnya data mengenai proyek, meninggalnya para pekerja konstruktor, dan lain-lain menjadi penyebab mengapa perubahan untuk membuat permukiman menjadi lambat. Menurut Palang Merah Internasional, dua hal yang terpenting pada saat ini adalah pemerintah terpilih (perlu pemilihan umum) yang dapat dipercaya dan lembaga donor internasional yang dapat dipercaya.

Sumber:

http://www.voanews.com

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Eksternal-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s