Insiden Alexandria 1 Januari 2011


Umat Kristiani Mesir berkumpul di depan gereja Orthodox Coptic setelah terjadi serangan bom mobil (http://www.allvoices.com)

Baru saja dunia melewati pergantian tahun 2010 ke 2011 sudah terjadi aksi-aksi ‘bodoh’ dan ‘berdarah’ yang dilakukan oleh oknum-oknum Timur Tengah dan Afrika yang tidak berperikemanusiaan. Menurut Protuslanx, bukankah banyak hal yang positif yang masih perlu dilakukan demi kita semua yang sama-sama menghuni planet Bumi ini? Protuslanx sebenarnya bingung apa yang sebenarnya terjadi? Lalu mengapa kaum minoritas Kristen di wilayah itu harus diusir dari tanah kelahiran mereka sendiri?

Menciptakan teknologi jejaring sosial, menemukan obat dan terapi penyakit, menemukan sumber energi baru yang aman pengganti bahan bakar fosil, membuat karya tulis dan lagu populer, menampilkan penghiburan (entertainment) terbaik yang disukai semua orang, menciptakan benda-benda yang bisa membantu para penyandang cacat, menemukan cara supaya planet Bumi kita tidak semakin kotor oleh sampah anorganik, dan lain-lain bukankah itu lebih penting ketimbang fanatisme yang lebih memaknakan ‘kebodohan’ ketimbang ‘kebijaksanaan’?

Gelombang krisis Kristianitas yang terus terjadi di Irak, Nigeria, dan Mesir baru-baru ini menjadi ‘kerikil dalam sepatu’. “Kerikilnya” memang kecil, tetapi tetap saja mengganggu pikiran! Menurut penuturan di media internet, Al Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas aksi-aksi tersebut. Inilah efek “seperti katak di bawah tempurung”. Semoga Kepolisian Mesir dapat bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku di sana.

Tragis! Pola pikir yang sempit rupanya tetap menjadikan sebagian orang di planet Bumi ini masih bertindak primitif terhadap perbedaan di luar diri mereka. Terorisme adalah tindakan paranoid. Sasarannya bukan militer, tetapi sipil. Sipil yang tidak bersalah. Selama sipil yang diserang, bukan militer, maka hal ini patut disebut sebagai paranoid yang berbuah terorisme radikal. Pada Sabtu kemarin tepat 1 Januari 2011 sebuah bom meledak depan Gereja Koptik Kristen di kota Pantai Alexandria (225 kilometer utara Kairo). Peristiwa itu menewaskan 21 orang dan sekitar 100 orang luka-luka. Capek bro…

Harapan Protuslanx adalah semoga dunia ini bisa menjadi tenteram, damai, dan saling bekerjasama untuk mencapai kehidupan bersama yang lebih baik sebagai sesama penghuni planet Bumi ini. Tidak ada lagi kemunafikan, tidak ada adu domba, dan kiranya semua tulus ikhlas mengasihi siapapun. Inilah doa Protuslanx.

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Insiden Alexandria 1 Januari 2011

  1. aji cakti berkata:

    Maklum Bro, Al-Qaeda kan kumpulan Psikopat pembunuh Berantai yang dibuang ama komunitas Muslim.

    Anehnya Bro, negara2 gede kayak AS yang katanya bersumpah merangin Al-Qaeda kok jadi mandul yah Akhir2 ini. Yah Kemandulan itu bisa lu liat dari makin berjatuhannya korban sipil termasuk di Mesir barusan Bro.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s