Empati Kita Atas Tsunami Mentawai 25 Oktober 2010


Fenomena Pelangi di Langit Kota Padang

 

Protuslanx sebenarnya terkejut (antara percaya dan tidak percaya) ketika sejumlah video di Youtube.com banyak meliput tentang langit yang terbelah, bentukan awan, dan cahaya matahari serta pelangi yang tampak janggal atau aneh. Video-video itu diliput lama sebelum kejadian gempa dan tsunami di Sumatera Barat terjadi.

Langit di kota-kota seperti Padang, Yogyakarta dan Tangerang memunculkan fenomena-fenomena demikian. Biasanya orang-orang menganggap hal itu mungkin semata-mata karena bentukan arah angin atau mungkin saja karena ada pesawat luar angkasa (roket) yang baru saja melintas.

Namun, tidak sedikit juga yang merasa was-was dengan tanda-tanda demikian, apalagi dengan suhu panas yang  terasa janggal, kecurigaan bakal terjadinya gempa atau bencana besar menjadi kuat. Kita tidak semestinya meremehkan hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Yang penting, menurut Protuslanx, kita jangan terlalu percaya pada hal-hal yang bersifat mistik.

 

Pada siang hari 21 Oktober 2010, warga Kota Padang (Sumatera Barat) dikejutkan dengan munculnya fenomena matahari yang dilingkari pelangi di langit kota tersebut. Orang-orang menjadi yakin bahwa fenomena matahari akan dilingkari pelangi adalah tanda akan terjadi gempa besar berkekuatan 8,9 skala Richter.

Bumi memang memiliki medan elektromagnetik. Ketika suatu bencana akan terjadi, planet yang kita tinggali ini akan menunjukkan tanda-tanda tertentu yang tidak bisa kita abaikan. Menurut Protuslanx, apa yang terjadi di Jepang dengan gempa-gempa tektonik seringkali ditandai dengan fenomena seperti ini, jadi kita harus terus waspada.

 

Tiga Gempa Awal 25 Oktober 2010

Pada 25 Oktober 2010 terjadi gempa 7,2 skala Richter pukul 21.42 WIB yang terjadi pada koordinat astronomis 3,61 Lintang Selatan dan 99,93 Bujur Timur. Pusat gempa terletak 78 kilometer di sebelah barat Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat dengan kedalaman 10 kilometer. Gelombang air laut masuk hingga 800 meter dari bibir pantai, maka tsunami pun terjadi Pulau Mentawai  (Desa Malakopak dan Desa Sinakak) setinggi 2,5 meter yang mengakibatkan empat orang tewas, 103 orang hilang, dan ratusan rumah terendam di kedua desa itu. Sementara di desa lain, Desa Betu Monga, dilaporkan sedikitnya 160 orang yang sebagian besar terdiri dari perempuan dan anak-anak telah hilang.

Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter juga dirasakan ratusan warga di Kecamatan Padang Harapan, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Gempa susulan 5,5 skala Richter pukul  22.21 WIB. Koordinat astronomisnya 3,55

Lintang Selatan dan 99,70 Bujur Timur, dengan kedalaman 22 kilometer dan berpusat pada kedalaman 89 kilometer barat daya Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai. Gempa terasa hingga Singapura.

Gempa ketiga kembali terjadi di kabupaten yang sama sekitar pukul 22.31 WIB yang berkekuatan 5,9 skala Richter. Setelah gempa ini terjadi kenaikan permukaan air laut sekitar 50 sentimeter di Kabupaten Pesisir Selatan.

Pascagempa 7,2 skala Richter tersebut, tercatat 95 kali gempa susulan yang terus terjadi. Menurut BMKG, gempa Mentawai disebabkan oleh gesekan dua lempeng aktif Indoaustralia dan Eurasia yang memanjang di perairan pantai Barat Sumatera.

Laporan di media massa baru-baru ini menyebut ternyata tinggi gelombang tsunami yang terjadi akibat gempa tektonik bukanlah 2,5 meter tetapi mencapai 12 meter! (lebih tinggi dari yang pernah terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004 lalu yaitu 9 meter). Hingga Protuslanx membuat tulisan ini, korban tsunami sudah mencapai lebih dari 300 orang tewas dan lebih dari 400 orang hilang!

Apa yang diperlukan Mentawai saat ini bantuan obat-obatan dan yang terutama adalah teknologi informasi karena sulitnya menjangkau ke pelosok-pelosok daerah bagi para relawan. Negara-negara sahabat Indonesia pun seperti Jepang, Selandia Baru, dan PBB telah menawarkan bantuan. Kita mesti dapat membantu saudara-saudara kita di Mentawai betapapun sedikitnya yang dapat kita berikan.

Referensi:

http://www.kompas.com

Metrotv 751,25 MHz

TvOne 687,25 MHz

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s