Apa Itu TPA?


Pada tanggal 3-4 Juli 2010 kemarin Protuslanx telah mengikuti ujian saringan masuk untuk kuliah lanjutan. Pengumuman hasilnya…Protuslanx lulus!

O Lord! I’m take thought for my examination result!

Menurut Pak Yul Iskandar, TPA (Tes Potensi Akademik) adalah tes yang ditujukan untuk para sarjana yang ingin meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2 atau Master, dan S3 atau Doktor). Sesuai hasil tes, disimpulkan bahwa ternyata sarjana yang dapat meneruskan diri ke jenjang S2 (Master) atau S3 (Doktor) adalah sarjana yang dapat melakukan tes GMAT (Graduate Management Admission Test) dan  GRE (Graduate Record Examination) dengan baik. TPA ini mencakup GMAT DAN GRE yang sudah dimodifikasi, yakni:

1. Tes Verbal

2. Tes Kuantitatif (Angka-angka)

3. Tes Penalaran (Logika)

4. Tes Ruang (Spasial)

Beberapa tips yang bisa dibaca di halaman terakhir buku karangan Pak Prayogi (sangat perlu terutama bagi mereka yang lulusan IPS, soalnya Protuslanx juga lulusan IPS sewaktu SMA…) yakni:

  1. Jangan mengerjakan soal yang mudah, tetapi yang waktunya lama.
  2. Jangan berkutat, panik, dan penasaran dalam menjawab soal-soal yang sulit.
  3. Bila tidak bisa, ya menyerah dan jangan sekali-sekali jawabannya zig-zag.
  4. Harus hafal angka pecahan, desimal, dan persen serta bilangan faktorial.
  5. Harus hafal bilangan prima dan prima kuadratnya.
  6. Harus hafal bilangan sampai pada pada pangkat tiga dan juga akarnya.
  7. Fokus pada waktu saudara mengerjakan soal dan jangan kalah mental.
  8. Ambillah peluang pada soal-soal di subtes 1 dan subtes 3.
  9. Setiap soal pembagian, solusinya harus dengan perkalian.
  10. Makna kata sebagian = sejumlah = tidak semua = sementara = beberapa.
  11. Pada soal verbal, fokuskan perhatian Saudara pada kalimat kedua dan konteks pertanyaannya.
  12. Sebelum membaca teks, sebaiknya baca dulu pertanyaannya.
  13. Bawalah perlengkapan alat tulis yang cukup banyak dan penghapus yang baik.
  14. Jangan meninggalkan soal tanpa diisi secara langsung. Hal ini penting dalam mengisi nomor soal. Mata ujian TPA ini merupakan suatu standar tes secara umum untuk membandingkan satu individu dengan individu lain secara lebih obyektif. Seorang yang memiliki potensi cukup tinggi, jika ia diberikan tes dalam bahasa asing yang tidak ia kenal, maka ia mustahil dapat mengerjakannya.

Tes ini terdiri dari 250 soal yang dibagi dalam 3 sesi ujian dalam waktu 3 jam! (sesuai pengalaman Protuslanx pada ujian kemarin).

Protuslanx menggunakan 5 buah buku persiapan ujian TPA. Awalnya lihat-lihat di toko buku Gramedia di Jalan Merdeka kota Bandung. Tetapi, kemudian 4 buku yang terakhir dibeli di Pasar Buku Palasari kota Bandung. Ini buku-bukunya:

1. Prayogi, Icuk. 2010. TPA (Tes Potensi Akademik) untuk Melanjutkan Studi Pascasarjana. Yogyakarta: MedPress.

2. Iskandar, Yul. 2009. Tes Potensi Akademik (TPA). Jakarta: Viano Group.

3. Ziadah, Hasnah May. 2009. Rahasia Sukses Tembus Ujian TPA. Yogyakarta: Pustaka Araska Media Utama (Parasmu).

4. Izzah, Kinanthi Nur dan Agustin L. 2010. All Test (Kumpulan Soal Psikotes, TPA, TKU, dan CPNS Terlengkap). Jakarta: Tangga Pustaka.

5. Prasetyono, Dwi Sunar. 2008. Bank Soal Terkini. Yogyakarta: Diva Press.

Sebenarnya, Protuslanx mencari buku-buku yang dikeluarkan versi OTO-BAPPENAS pada saat itu. Tetapi, baru tiga hari yang lalu, Protuslanx menemukan buku persiapan TPA yang mencantumkan OTO-BAPPENAS di halaman sampulnya. Sepertinya buku-buku baru TPA semakin banyak tersedia di Gramedia terutama terbitan 2010.

Untuk yang sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian TPA dan TOEFL untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi, selamat berburu buku-bukunya di TB. Gramedia dan Ps. Buku Palasari untuk mereka yang berdomisili di Bandung.

“Titik-titik air yang turun terus-menerus bahkan mampu menghancurkan batu.”

Bacalah juga:

Tips : Cara Mengatur GPRS dan WAP untuk Ponsel (Khusus SIM Card GSM)

Susu Sapi Bukan untuk Manusia

Tips: Cara Mendaftarkan Situs Web dan Blog ke Situs Mesin Pencari

Tips: Alexa Internet Untuk Optimalisasi Page Rank Website

Tips: 3 Langkah Cara Membuat Read More (Selengkapnya) di WordPress.com

Tips: 10 Cara Praktis Hidup Sehat (versi Protus-Lanx)

Tips: 6 Langkah Cara Menampilkan Polling di WordPress.com


Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag . Tandai permalink.

4 Balasan ke Apa Itu TPA?

  1. eko berkata:

    sebenarnya kalau kita ingin persiapan TPA namun hanya berbekal buku saja tidak akan cukup karena dalam TPA banyak materi yang memang harus menggunakan logika berpikir yang benar. Buku tidak akan bisa membentuk logika berpikir dan hanya dengan tutorial dan contoh kongkrit hal itu tercapai. saya saat akan melanjutkan studi ke S2 pernah ikut Pelatihan Sehari Tes Potensi Akademik dan kebetulan pula materi disusun berdasarkan soal-soal TPA OTO Bappenas karena yang ngajar juga dari Staff OTO Bappenas yang memang sudah pengalaman dibidangnya. Puji Syukur TPA saya setelah Pelatihan dan kami tes TPA di Magister Manajemen UI memperoleh 711,33 dan tips trik saat pelatihan betul-betul sangat membantu. Banyak soal yang tidak perlu dihitung sudah terlihat benar salahnya saat kita maksimalkan kemampuan logika dan penalaran kita. Nama lembaganya gpsjakarta consulting alamat di Poins Square Lebak Bulus Lt.M dan nama situsnya gpsjakarta.com dan cukup klik di tautan yang sama buat. Anda juga bisa hubungi 085210623123 atau 98299611 karena kelasnya penuh terus dan permintaan memang sangat banyak makanya kelas ada terus setiap sabtu di setiap minggunya. tks

  2. Ema Puspanegara berkata:

    bnar apa yang dikatakan Eko di atas karena banyak buku dengan judul Tes Potensi Akademik ( TPA ) namun isinya matematika. Padahal Tes Potensi Akademik itu bukan matematika bahkan pilihan jawaban dan waktu yang diberikan juga berbeda dengan matematika. Semua sudah disusun oleh ahli psikometri agar aspek psikologis bisa berperan dalam tes tersebut. Satu soal hanya 45 detik sehingga kalau orang menggunakan rumus dan bukan menggunakan NALAR maka akan lebih dari 45 detik. banyak hal-hal yg tidak bisa dijelaskan lewat tulisan karena saya alami sendiri saat ikut pelatihan persiapan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) atau Bimbingan Belajar Tes Bakat Skolastik CPNS di GPSJAKARTA.COM banyak simulasinya sehingga mudah untuk dipahami (pelatighan atau bimbingan Belajar TPA akan mudah dipahami kalau seseorang mendengar, melihat, dan sekaligus membayangkan dengan LOGIKA atau PENALARAN. Makanya banyak alumni GPSJAKARTA.CON yang lulus diberbagai tempat dengan mudah dan bahkan ada yang ketrima di 5 departemen dalam Seleksi CPNS 2008. Hubungi saja 085210623123 atau klik tautan situsnya. Tks

  3. Grey berkata:

    oh gitu.. oke deh.. Thank u ya for all

  4. Deddy Soepriadhi berkata:

    Dear Mas Eko,
    Terima kasih atas infonya yang sangat bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s