Rokok Kretek Dongkrak Garis Kemiskinan


Garis kemiskinan naik sebesar 5,72 persen selama Maret 2009 hingga Maret 2010. Ambang batas kemiskinan yang semula berada di angka Rp.200.262 per kapita per bulan naik ke angka Rp.211.726 per kapita per bulan. Sumbangan terbesar datang dari beras, biaya perumahan dan rokok kretek.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heriawan (1 Juli 2010), ketiganya merupakan kebutuhan yang tampaknya terus diupayakan oleh masyarakat miskin untuk dipenuhi. “Ini dilematis ya, penerimaan negara juga dari cukai dan lapangan kerja industri rokok tapi buat orang miskin, ini rugi,” ungkapnya.

Data BPS menunjukkan rokok kretek masuk dalam kategori komoditi makanan yang memberi sumbangan besar pada garis kemiskinan sebagai ambang batas menentukan miskin atau tidaknya seseorang. Kontribusinya mencapai 7,93 persen di perkotaan dan 5,9 persen di pedesaan. Kontribusi beras di tempat pertama sebesar 25,2 persen. Artinya, orang miskin akan lebih mengutamakan makanan daripada hal lainnya.

Sementara itu, kontribusi komoditi bukan makanan juga tak kalah besarnya. Biaya perumahan memberikan kontribusi terbesar untuk garis kemiskinan, yaitu 8,43 persen di perkotaan dan 6,11 persen di pedesaan. Besaran kontribusinya diikuti oleh biaya listrik sebesar 3,3 persen di perkotaan dan 1,87 persen di pedesaan.

Sumber:

http://www.kompas.com

Bacalah juga:

Berjalan Kaki 21 Hari Demi Keadilan

Indo”beraninya-cuma-sama-rakyat-kecil”nesia

Jakarta Akan Macet Total 2015!

Perbandingan Kasus Teluk Meksiko dan Lumpur Lapindo

Stop Perpeloncoan!

Indo”porn”esia?



Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Eksternal-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s