Kota-Kota Termahal di Dunia Tahun 2010


Kalau makan siang seharga $43 (sekitar Rp.400.000,00) rasanya terlalu mahal bagi Anda, maka sebaiknya jangan tinggal di Oslo. Menurut ECA International, sebuah lembaga sumber daya manusia global, itulah harga makan siang rata-rata di ibukota Norwegia itu.

Walaupun demikian, kota Oslo hanyalah kota termahal nomor dua di dunia menurut peringkat ECA dari 399 tempat-tempat di seluruh dunia. Sementara, harga makan siang rata-rata di kota Tokyo perbandingannya secara “rendah hati” adalah $17.86 (sekitar Rp.160.000,00), biaya lainnya seperti tiket bioskop $22 (sekitar Rp.198.000,00) dan $8.47 (sekitar Rp.76.000,00) untuk sekilo beras mendapatkan kehormatan secara meragukan sebagai kota termahal di dunia.

Peringkat yang dibuat oleh ECA berdasarkan pada sekeranjang 128 benda-benda yang termasuk makanan, barang-barang yang dipergunakan sehari-hari, pakaian, barang-barang elektronik, dan hiburan, tetapi tidak termasuk sewa, kegunaan, dan biaya sekolah yang biasanya termasuk dalam pengaturan biaya hidup.

Para peneliti ECA dan mitra-mitra setempat mengumpulkan harga-harga pada September 2009 dan Maret 2010 terhadap barang-barang impor dan buatan dalam negeri yang diakui secara internasional, seperti halnya sereal Kellogg atau bir Sapporo.

Sembari barang-barang dan jasa berharga murah tersedia di pasar-pasar ini, pengkajian itu memperkirakan biaya pendukung standar hidup yang dikehendaki oleh para pekerja ekspatriat, kata Lee Quane, direktur wilayah Asia dari ECA.

Sejumlah kota, seperti Seoul dan Stockholm melompat ke dalam peringkat tersebut sebagai mata uang lokal yang mengalami penguatan terhadap dollar Amerika Serikat. Quane berujar bahwa ketika terjadi perlambatan dalam bisnis dapat mempengaruhi para pegawai untuk memperhitungkan kembali mengenai kompensasinya, “resesi hanya terjadi sekian lama” dan mempertahankan kecakapan puncak di posisi-posisi ini adalah penting bagi kesuksesan perusahaan-perusahaan ketika terjadi pemulihan ekonomi global.

Inilah 5 kota termahal di dunia peringkat teratas (Jepang memang luar biasa…warga negaranya tidak dibuat manja oleh pemerintahnya sendiri…salut!!!):

1. Tokyo, Jepang

Peringkat tahun 2009: 2

Makanan: Makan siang di restoran: $18 (sekitar Rp.162.000,00)
Sekaleng bir dari toko: $3.37 (sekitar Rp.30.000,00)
Sekilo beras: $8.47 (sekitar Rp.76.000,00…wow! Para mahasiswa dan karyawan yang “ngekost” bisa kena serangan jantung!)
Selusin telur: $3.78 (sekitar Rp.34.000,00…diberkatilah mereka yang beternak unggas!)

Hiburan: Tiket bioskop: $22 (sekitar Rp.198.000,00…kebayang kalau mau nonton Avatar-nya James Cameron di Blitz Megaplex atau Bioskop 21 harganya segini!…)

Peralatan: Mesin cuci: $879 (sekitar Rp.8.000.000,00)

Kekuatan mata uang yen telah membawa Tokyo kembali ke posisi Nomor 1 dalam peringkat ECA International untuk pertama kalinya sejak 2005. Sebagai tambahan dari biaya di atas, biaya sewa untuk apartemen dengan dua kamar tidur untuk para ekspatriat biasanya lebih dari $5,000 (sekitar Rp.45.000.000,00) per bulan di Tokyo, menurut data dari EuroCost International.

Ketika para pendatang membutuhkan uang saku lebih di kota ini lebih daripada kota lainnya, indeks harga konsumen per bulannya di wilayah pemerintahan kota Tokyo sebetulnya telah mengalami penurunan dari tahun ke tahun selama 14 bulan hingga Mei 2010, berdasarkan pada perhitungan biro statistik Jepang.

2. Oslo, Norwegia

Peringkat tahun 2009: 8

Makanan: Makan siang di restoran: $43 (sekitar Rp.387.000,00)
Sekaleng bir dari toko: $4.71 (sekitar Rp.42.000,00)
Sekilo beras: $5.66 (sekitar Rp.51.000,00…wow juga!)
One dozen eggs: $6.72 (sekitar Rp.60.000,00)

Hiburan: Tiket bioskop: $16 (sekitar Rp.144.000,00)

Peralatan: Mesin cuci: $880 (sekitar Rp.8.000.000,00)

Oslo muncul di atas Copenhagen sebagai kota termahal di Eropa pada saat krona mengalami penguatan terhadap mata uang lainnya. ECA International mengatakan bahwa kecenderungan naiknya harga minyak, resesi yang singkat, dan reputasi Norwegia sebagai pengungsian yang aman bagi para investor memberi kontribusi bagi peningkatan mata uang krona.

3. Luanda, Angola

Peringkat tahun 2009: 1

Makanan: Makan siang di restoran: $47 (sekitar Rp.423.000,00)
Sekaleng bir dari toko: $1.62 (sekitar Rp.15.000,00)
Sekilo beras: $4.73 (sekitar Rp.43.000,00)
Selusin telur: $4.75 (sekitar Rp.43.000,00)

Hiburan: Tiket bioskop: $13 (sekitar Rp.117.000,00)

Peralatan: Mesin cuci: $912 (sekitar Rp.8.200.000,00)

Ibukota Angola terpeleset ke posisi ketiga tahun ini karena penurunan mata uang kwanza. Harga-harga di Luanda sebenarnya mengalami kenaikan tahun lalu, tetapi perubahan harga mata uang mengubah inflasi yang ada, menurut ECA International. Sebagai tambahan pada barang-barang harian, EuroCost International memperkirakan bahwa rata-rata para ekspatriat menghabiskan lebih dari $3,500 (sekitar Rp.31.500.000,00) per bulan untuk sebuah apartemen dengan dua kamar di Luanda.

4. Nagoya, Jepang

Peringkat tahun 2009: 3

Makanan: Makan siang di restoran: $19 (sekitar Rp.171.000,00)
Sekaleng bir dari toko: $3.08 (sekitar Rp.28.000,00)
Sekilo beras: $9.14 (sekitar Rp.82.000,00)
Selusin telur: $3.33 (sekitar Rp.30.000,00)

Hiburan: Tiket bioskop: $20 (sekitar Rp.180.000,00)

Peralatan: Mesin cuci: $621 (sekitar Rp.5.600.000,00)

Kota terpadat keempat di Jepang, Nagoya, juga termasuk di antara kota-kota termahal di dunia. Peringkat Nomor 1 di kota itu adalah harga beras $9.14 (sekitar Rp.82.000,00), menurut data ECA International. Sebagai pusat otomotif Jepang, wilayah Nagoya adalah pusat bisnis yang penting: sekitar 44 persen mobil yang diproduksi di Jepang dibuat di sini, menurut Greater Nagoya Initiative Center.

Perusahaan-perusahaan seperti Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, Volkswagen, dan General Motors memiliki markas besar, operasi produksi, atau titik-titik distribusi di wilayah Nagoya.

5. Yokohama, Jepang

Peringkat tahun 2009: 4

Makanan: Makan siang di restoran: $17.39 (sekitar Rp.156.000,00)
Sekaleng bir dari toko: $3.26 (sekitar Rp.29.000,00)
Sekilo beras: $6.54 (sekitar Rp.59.000,00)
Selusin telur: $3.72 (sekitar Rp.33.000,00)

Hiburan: Tiket bioskop: $19.50 (sekitar Rp.175.000,00)

Peralatan: Mesin cuci: $630 (sekitar Rp.5.700.000,00)

Sekitar setengah jam dengan menaiki kereta komuter dari Tokyo, kota pelabuhan ini memiliki pengapalan aktif, bioteknologi, dan industri-industri semikonduktor. Yokohama adalah salah satu dari kota-kota termahal di dunia, tetapi perusahaan-perusahaan di sini menikmati biaya operasi yang lebih rendah ketimbang ibukota di dekatnya. Nissan membuka markas besar baru di Yokohama pada tahun 2010 ini dan dilaporkan akan menjual kantornya di Tokyo untuk memotong pengeluaran.

Kota-kota lainnya adalah Stavanger (Norwegia), Kobe (Jepang), Kopenhagen (Denmark), Jenewa (Swiss), Zurich (Swiss), dst.

Komentar Protuslanx adalah…ya kita mesti bersyukur di Indonesia harga-harga masih murah. Makanya, kita seharusnya jangan demonstrasi terus kalau pemerintah menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak), TDL (tarif dasar listrik), gas elpiji, SEMBAKO (sembilan bahan pokok) atau apapun  yang kenaikan harganya tidak terlalu signifikan (naik Rp.1000,00 – Rp.5000,00).

Hal-hal yang bisa kita petik adalah:

1. Kita harus terbiasa dengan bahan yang ramah lingkungan (alami). Pada kondisi ekonomi paling ekstrim, maksud Protuslanx misalnya: kayu bakar sebagai pengganti minyak tanah, sepeda sebagai pengganti motor untuk operasional, jalan kaki untuk tempat yang dekat untuk dituju,

2. Kita harus terbiasa dengan penghematan. Pada kondisi ekonomi paling ekstrim, maksud Protuslanx misalnya: untuk jarak jauh gunakan kendaraan umum (bis, angkot, delman, pedati, dsb); hal seperti ini juga mengurangi kepadatan lalu lintas, atau dalam hal yang paling sederhana adalah mematikan lampu ketika tidak digunakan.

3. Kita harus lebih fight terhadap kehidupan. Pada kondisi ekonomi paling ekstrim, maksud Protuslanx misalnya: kalau pemerintah mengumumkan kenaikan harga gas elpiji, maka kita harus bangun lebih pagi untuk berjualan dan/ atau waktu berjualan diperpanjang hingga jam 10 malam barulah toko atau warung ditutup.

4. Kita harus bijak, jangan cepat marah menanggapi keputusan pemerintah. Pada kondisi ekonomi paling ekstrim, maksud Protuslanx misalnya: kalau harga barang-barang kebutuhan pokok naik, maka berbelanjalah dengan konsep substitusi, seperti sayur-mayur harus lebih banyak dibeli ketimbang membeli daging ayam atau daging ikan, lagipula menurut penelitian mengkonsumsi bahan nabati lebih sehat ketimbang bahan hewani. Harusnya bahan nabati cuma 7% saja dari keseluruhan konsumsi dalam sehari (kata Profesor Hiromi Shinya dalam bukunya, The Miracle of Enzyme alias Keajaiban Enzim.)

5. Kita harus cerdas menggunakan uang kita untuk belanja yang lebih kita butuhkan ketimbang yang kita inginkan. Nah, inilah yang paling penting! Kalau yang mau kita beli rasanya kurang berguna, lebih baik batalkan saja. Pertimbangkan untuk ditabung apabila perlu di kemudian hari.

(Lumayan! Latihan menggunakan kalkulator…yang penting selesai juga.)

Sumber (lihat lengkapnya di):

http://finance.yahoo.com

http://www.businessweek.com

http://www.eca-international.com

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Eksternal-Lanx dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s