Kitab Injil Matius 15:11-20: Tentang Halal dan Haram yang Sebenarnya


Kitab Injil Menurut Matius (Bahasa Yunani kata Matthaion Euangelion; Bahasa Inggris The Gospel According to Matthew) adalah bagian dari Perjanjian Baru.

Kutipan ayat-ayat yang diambil dari Perjanjian Baru ini adalah Protuslanx maksudkan untuk menjelaskan kepada mereka yang sering berdebat di forum Yahoo (maaf saya lupa nama forum atau url nya). Topiknya waktu itu mengenai halal dan haram dari perspektif berbagai agama di Indonesia.

Semoga ini bisa menjelaskan bahwa manusia seharusnya tidak boleh menjadi orang yang munafik, karena Tuhan Allah sendiri yang menyatakannya ketika Ia berubah rupa di dalam bumi dalam avatar bernama Yesus Kristus pada masa sekitar 2000 tahun yang lalu.

Catatan untuk mereka yang sering berdebat di forum online:

1. Hati-hati dalam memposting sesuatu karena sekarang sudah ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 11 Tahun 2008. Bisa baca soal sanksi hukumnya juga ada di situ. Atau, baca di arsip Protuslanx pada bulan Mei 2010 > UU ITE No. 11 Tahun 2008

2. Postinglah kalimat-kalimat yang objektif mengenai suatu topik. Jangan emosional atau menggunakan sudut pandang yang tidak ada referensinya. Untuk berargumentasi dengan benar, bacalah arsip Protuslanx pada bulan Juni ini > Cara Berargumentasi dengan Benar

Mari kita renungkan dengan baik!
(11) Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.

(12) Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?”

(13) Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.

(14) Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.”

(15) Lalu Petrus berkata kepada-Nya: “Jelaskanlah perumpamaan itu kepada kami.”

(16) Jawab Yesus: “Kamupun masih belum dapat memahaminya?

(17) Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu yang masuk ke dalam mulut turun ke dalam perut lalu dibuang di jamban?

(18) Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang.

(19) Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

(20) Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang.”

Semoga membawa pencerahan🙂

Bacalah juga:

Injil Matius 5:1-12 tentang Khotbah di Bukit

Mazmur 19:1-14 tentang Kemuliaan Tuhan dalam Pekerjaan Tangan-Nya dan dalam Taurat-Nya

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s