Kisah Nyata: Christian Sang Singa


Protuslanx melihat video ini pertama kali di acaranya Oprah Winfrey di Metrotv. Awalnya kirain acaranya soal orang-orang yang memelihara binatang-binatang kesayangannya. Video ini sangat menguras perasaan Protuslanx! Jadi ingat si Simba di Lion King the Movie sama animasi Escape from Madagascar 2 (waktu anak singanya jatuh ke laut lalu terdampar sampai ke New York!).

Walaupun video ini dibuat sudah lama, minimal kita bisa memetik pelajaran tentang kehidupan dari kisah nyata ini.

Sedikit refleksi nih!, coba kalau kalangan Israel garis keras dan kalangan Palestina garis keras (Hamas) mau belajar dari video ini, pasti dunia akan menjadi lebih damai, tanpa kekerasan, dan hanya ada saling mengejar kemajuan bersama-sama. Kalau singa yang buas saja bisa menjadi sahabat terbaik, kenapa orang-orang yang tidak sependapat dengan kita tidak bisa dijadikan sahabat juga? Atau jika tidak bisa juga, setidaknya ada simbiosis komensalisme (hubungan dimana antar-spesies tidak saling menguntungkan dan juga tidak saling merugikan, alias…toleransi)???

Berikut terjemahan teks dari video itu. Dipersembahkan oleh KEN-D (Lihat videonya disini -> http://www.youtube.com/results?search_query=christian+the+lion&aq=f)

Kalau kamu berpikir bahwa singa adalah hewan buas…ya pikirkanlah kembali!

Pada tahun 1969 John Rendall dan Ace Berg melihat seekor anak singa yang dijual. Melihat singa muda itu terkungkung dan sendirian di dalam sebuah sangkar kecil, mereka memutuskan untuk membawanya pulang.

Ace dan John mendedikasikan diri mereka untuk memberikan Christian kehidupan terbaik yang mereka bisa, dan ikatan yang terbentuk diantara mereka adalah sebuah kegembiraan yang indah untuk dilihat, benar-benar sangat cerdas, penuh cinta, dan kelemahlembutan bagi setiap orang, baik manusia dan binatang.

Seorang vikar (sebutan bagi calon pendeta gereja) mengijinkan mereka untuk melatih anak singa itu, yang dinamai Christian, di dalam halaman gereja tetapi dalam waktu singkat ia menjadi terlalu besar untuk tinggal di apartemen mereka.

Satu-satunya yang dapat mereka lakukan adalah mencoba dan memperkenalkan kembali Christian ke Afrika dimana mereka berusaha untuk…(supaya Christian bisa menjadi sebagaimana adanya seekor singa, red Protuslanx)

Setahun kemudian mereka ingin mengunjungi Christian tetapi John dan Ace diberitahu bahwa Christian sekarang telah menjadi pemimpin kelompoknya sendiri dan telah menjadi betul-betul liar dan Christian tidak akan ingat atau mengenal mereka, tanpa keraguan, mereka pun pergilah…

Suaka margasatwa dimana Christian ditempatkan adalah tempat yang sangat luas yang membuat mereka membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan Christian, dan setelah beberapa jam mencari kerumunan singa itu, akhirnya mereka menemukan hewan buas itu…

SIAPA SANGKA TERNYATA SINGA BUAS ITU MASIH MENGENALI MEREKA!

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s