Insiden 31 Mei 2010 Mavi Marmara


Entah apa yang terjadi sebenarnya, Protuslanx sebenarnya heran juga. Ditengah-tengah dunia yang sibuk menata kembali ekonominya, orang-orang sibuk mencari kerja, produk-produk teknologi gadget baru bermunculan (iPad, munculnya sistem operasi Android, bangkrutnya perusahaan Macromedia yang akhirnya diakuisisi oleh Adobe, perempuan-perempuan eksekutif China dilanda musim membeli sedan sport, hingga pertandingan sepakbola pra-Piala Dunia, sang ahli strategi Jose Mourinho atas kemenangan Inter Milan di Liga Champions Eropa) tiba-tiba muncul berita bahwa Israel menyerang kapal ferry yang bermuatan penumpang sipil!

Dari perspektif manapun, tindakan Israel tidak dapat dibenarkan!

Tidak ada satupun negara yang dapat menyerang warga negara lain, kecuali ada unsur melampaui batas-batas kedaulatan suatu negara. Itu dari perspektif hubungan internasional. Kenyataannya Israel menyerang kapal itu di perairan internasional (65 km dari garis pantai Jalur Gaza)!

Menurut ketentuan hukum internasional, batas teritorial kedaulatan suatu negara adalah 12 mil laut diukur dari garis pantai terluar.

Gerakan Gaza Merdeka adalah pemrakarsa internasional yang menghimpun berbagai aktivis dari sekitar 40 negara di dunia. Semuanya berjumlah mencapai 600 orang! Diantara mereka terdapat kalangan profesional seperti sutradara, politisi, dan jurnalis. 12 orang diantaranya adalah warga negara Indonesia. Jadi, sudah jelas bahwa penumpangnya semua adalah sipil alias nonmiliter.

Rombongan ini menaiki kapal ferry Turki bernama Mavi Marmara. Di kapal itu mereka memasang spanduk besar yang berisi seruan mengenai negara Palestina merdeka. Tujuan rombongan ini adalah untuk menghimbau Israel agar membuka blokade jalur laut yang sudah selama 3 tahun ditutup Israel. Di dalam kapal itu mereka membawa bantuan kemanusiaan, seperti obat-obatan dan tim medis.

Serangan itu terjadi pada siang hari (jam 14.00 setempat) ketika kapal Mavi Marmara mencapai perairan Jalur Gaza. Helikopter Israel pun mencegat kapal itu dengan menurunkan pasukan dari atas menggunakan tali-tali. Korban pun berjatuhan, menurut yang Protuslanx baca di blog dan website korban mencapai 20 orang dan 30 orang cedera. Satu orang dari korban tewas itu adalah warga negara Indonesia! Dari pihak Israel mengklaim bahwa yang meninggal cuma 5 orang.

Setelah kapal itu berhasil dihentikan, Israel pun melabuhkan kapal itu di Ashdod, kota pelabuhan di sebelah selatan Israel.

Sebelum peristiwa ini, terjadi juga serangan Israel di wilayah Palestina yang berlangsung sekitar 20 hari pada trimester pertama tahun 2010 lalu, kalau Protuslanx tidak salah ingat. Kejadian itu sangat menggemparkan dunia, hanya saja yang disayangkan bahwa DUNIA MASIH SERING AMNESIA!!!

Protuslanx tidak melihat ini sebagai konflik antar-komunitas tertentu (dikotomi religiusitas dan etnisitas). Tetapi Protuslanx lebih melihatnya sebagai sebuah anomali paradigma yang seharusnya tidak dianut lagi di jaman yang sudah mencapai taraf pemahaman atas hukum internasional dan hak-hak asasi manusia.

Coba kalau Israel dan Palestina lebih fokus pada upaya untuk membentuk kerjasama untuk mengatasi pengangguran, kemiskinan, pemanasan global, anak-anak yang tidak bisa sekolah, dan upaya untuk menciptakan teknologi baru untuk umat manusia (yang positif). Setahu Protuslanx, orang-orang Israel dan Palestina adalah orang-orang yang cerdas.

Jalur Gaza sebenarnya sudah lama dikuasai oleh Partai Hamas di Palestina. Jadi sepertinya, upaya kemerdekaan Palestina ini masih terbelah antara Partai Fatah dan Partai Hamas (sekarang incumbent). Ya, begitulah selalu ada perbedaan pendapat dan perbedaan cara. Jadi, gerakan ini sudah jelas berasal dari kalangan pihak Hamas. Berbeda dengan Hamas, kalangan Fatah selalu mengambil jalan diplomatis dengan pihak konservatif Israel. Sedangkan Hamas dan Israel garis keras sering berbenturan dalam setiap kesempatan. Menurut Protuslanx, inilah yang menyebabkan tragedi ini terjadi.

Referensi:

1) Radio Prambors 98.4 FM Bandung

2) http://korananakindonesia.wordpress.com

3) http://www.kompas.com

Tentang protuslanx

Protus-Lanx adalah sebuah alter-ego dari seorang manusia yang terus berusaha memperbaharui diri setiap hari. Temperamental, setia melaksanakan tugas, keras kepala, berpendirian teguh, tidak mudah mempercayai orang lain, dan cenderung serius.
Pos ini dipublikasikan di Atmosfer-Lanx dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s